Thursday, March 15, 2007

Valentine di KabaretJo

Calon Gubernur, fotografer handal, juru bicara presiden, penyiar kocak dan sejumlah aktris dan penyanyi telah ikut menjadi bintang di KabaretJo-Ketawa Bareng Sujiwo Tejo. Malah Erros Djarot, bintang tamu KabaretJo edisi bulan Februari 2007 meramalkan Sujiwo Tejo bakal masuk surga. Memangnya ada apa di KabaretJo Februari lalu?

Banjir yang sempat nyaris menenggelamkan sebagian wilayah Jakarta, membuat penyelenggaraan KabaretJo-ketawa Bareng Sujiwo Tejo yang semula diadakan tangal 14 Februari,-bertepatan dengan hari valentine mundur ke tangal 21 Februari. Namun hasrat penggemar KabaretJo-Ketawa Bareng Sujiwo Tejo tidak menciut walau dihadang banjir. Tetap saja tiket pertunjukan malam itu, habis terjual.


Tema yang diangkatpun tidak berubah, tetap mengupas soal romantisme. Kali ini masalah dibuka dengan Nala yang sepertinya mulai suka dengan teman lawan jenisnya dan menganggap sebatang coklat pemberian temannya sebagai sesuatu yang romantis. Padahal buat bapaknya, hal itu tidak ada hubungannya dengan romantisme. Bukan cuma Nala dan Bapaknya yang tidak sepakat soal Romantisme. Tapi ada juga sepasang kekasih yang ribut karena menilai kekasihnya tidak romantis.”Masak hari valentine ngasih Voucher, lelaki lain kasih ke pacarnya bunga atau makan malam yang romanis, gitu...” kata seoang wanita dengan setengah merengek. Namun pacarnya tidak mau kalah, ”Dengan Voucher itu kamu bisa beli bunga, 1 truk! ”


Soal romantisme ini juga yang sempat dibahas dalam sesi bincang-bincang dengan budayawan sekaligus politisi, Erros Djarot. Bagai pertemuan dua sahabat lama, Sujiwo Tejo dan Erros Djarot saling membuka rahasia satu sama lain. ”Erros ini, pernah mengaku kepada salah satu wanita, bahwa sebuah lagu diciptakan untuk wanita tersebut. Belakangan saya tahu, dia ucapkan hal itu kepada 2(dua) wanita lainnya”, ungkap Sujiwo Tejo yang langsung ditanggapi dengan sorak penonton. Erros yang ’dikuliti’ , hanya bisa tertawa-tawa saja.

Malam itu, romantis bukan cuma diangkat jadi pembicaraan, tapi juga adegan teater, kisah wayang hingga tarian. Hingga musik penutup dimainkan, sejumlah penontn tampak tidak mau segera pergi, masih tampak saling berbincang dan berbagi kesan yang ada. Ini juga romantis? Wah, sebaiknya kita tunggu saja pertunjukan yang akan datang pada tanggal 28 Maret 2007.

0 comments: