
Ungkapan diatas disampaikan Andi Mallarangeng, Jubir Presiden RI yang tanggal 20 Desember 2006 lalu jadi bintang tamu dalam “KabaretJo - Ketawa Bareng Sujiwo Tejo” ketika diwawancarai Trans TV. ”Sebagai pusat dari segala macam aktivitas, Jakarta butuh acara seperti KabaretJo yang menawarkan nilai-nilai sosial dalam kesegaran”, tambah Andi yang malam itu datang bersama istrinya.
“KabaretJo - Ketawa Bareng Sujiwo Tejo” episode Desember lalu selain menghadirkan Andi Mallarangeng juga penyiar radio favorit remaja Arie Dagienk dan Aktris Ine Fe
briyanti. Kali ini “KabaretJo - Ketawa Bareng Sujiwo Tejo” mengangkat tema liburan yang saat itu bisa jadi sedang ramai direncanakan banyak orang. Namun Nala dan Tejo, yang berbeda generasi ini memiliki pandangan yang berbeda dalam merencanakan liburan. Buat Tejo berlibur adalah melihat-lihat sawah di Bali sambil main seruling, sedangkan buat Nala bisa jadi melihat-lihat ikan di akurium sebagai liburan !Sedangkan Arie Dagienk tampil sangat menyegarkan dengan membawakan lagu Pada Suatu Ketika dalam aransemen irama cha-dut ala lagu dangdut yang berjudul SMS. “Saya sempat grogi, mengingat lagu tersebut banyak y
ang menggemari, bahkan kalau ada bencana nasionalseperti Tsunami di Aceh lalu, lagu ini sering diputar karena dianggap membawa pesan yang mendalam buat pendengarnya”, kata Arie Dagienk, mengenai tampilannya malam itu.
Mengulang ‘tradisi’ malam itu tiket pertunjukan “KabaretJo - Ketawa Bareng Sujiwo Tejo” terjual habis, bahkan penonton masih sempat foto bersama dengan Andi Mallarangeng dan mendapat gratis bonus donat Ring Master yang melakukan promosi dengan membag-bagikan donatnya. (Iwan)
0 comments:
Post a Comment